KAMPANYE KESELAMATAN JALAN

Senin, 17 Oktober 2016
Posted by onlinerx71
KAMPANYE KESELAMATAN JALAN

PERTEMUAN I        
TUJUAN            :  Memahami dasar hukum program kampanye keselamatan jalan
Mengerti dan memahami tujuan dilakukannya kampanye keselamatan     jalan.
A.    Dasar Hukum
1.      UU NO 22 TAHUN 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan
2.      Instruksi  Presiden  RI Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan
3.      Instruksi Menteri Perhubungan No 1 Tahun 2013 tentang Rencana Aksi Peningkatan Keselamatan Transportasi.
B.     Definisi Kampanye
1.      Pfau dan Parrot (1993)
 “A campaigns is conscious, sustained and incremental process designed to be implemented over a specified period of time for the purpose of influencing a specified audience” (Kampanye adalah suatu proses yang dirancang secara sadar, bertahap dan berkelanjutan yang dilaksanakan pada rentang waktu tertentu dengan tujuan mempengaruhi khalayak sasaran yang telah diterapkan).
2.      Rajasundarman(1981)
“A campaigns is acoordinated use of different methods of communication aimed at focusing attention on a particular problem and its solution over a period of time” (Kampanye dapat diartikan sebagai pemanfaatan berbagai metode komunikasi yang berbeda secara terkoordinasi dalam periode waktu tertentu yang ditujukan untuk mengarahkan khalayak pada masalah tertentu berikut pemecahannya).
3.      Rogers dan Storey (1987)
mendefinisikan kampanye sebagai “serangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan untuk menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu” (Venus, 2004:7).
4.      Menurut WWF (The World Wide Fund for Nature) Indonesia, kampanye adalah alat untuk menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran, untuk meningkatkan kepedulian dan perubahan  perilaku dari target audiens. Kampanye juga dapat dilihat sebagai alat advokasi kebijakan untuk menciptakan tekanan public pada actor-aktor kunci, misalnya peneliti, ilmuwan, media massa dan pembuat kebijakan.

5.      Merujuk pada definisi-definisi diatas, maka kita dapat melihat bahwa dalam setiap aktivitas kampanye komunikasi setidaknya mengandung empat hal, yaitu tindakan kampanye yang ditujukan untuk menciptakan efek atau dampak tertentu, jumlah khalayak sasaran yang besar, dipusatkan dalam kurun waktu tertentu, dan melalui serangkaian tindakan komunikasi yang terorganisir.
C.    Kampanye Keselamatan Jalan
1.      Kampanye keselamatan lalu lintas merupakan kegiatan bersama (Kemitraan antara Polisi dengan Stake holder yang berkepentingan sama ) sebagai bentuk kegiatan preventif untuk menumbuhkembangkan kesadaran berlalu lintas. Yang diimplementasikan melalui kegiatan seperti ; penyuluhan, pembuatan poster, leaflet, stiker, permainan, lomba-lomba dan pembentukan Bikers Mitra Polri.
2.      Tujuan Kampanye Keselamatan Lalu Lintas adalah untuk menumbuhkan sikap mental dalam mentaati peraturan/perundang-undangan lalu lintas sehingga diharapkan akan terwujud masyarakat pengguna jalan yang mempunyai mental disiplin dan budaya tertib berlalu lintas. Budaya merupakan hal yang dimiliki setiap orang dan berbeda beda tiap individunya, untuk itu dibutuhkan satu persepsi yang sama agar di masyarakat dapat terciptanya budaya keselamatan saat berlalu lintas baik sebagai pengguna kendaraan bermotor maupun sebagai pengguna jalan lainnya.
D.    Karakteristik Kampanye Keselamatan Jalan
a.       Informasi ke masyarakat luas
Setiap kampanye pasti bertujuan untuk memberikan informasi mengenai suatu hal kepada masyarakat, hal ini bertujuan agar masyarakat lebih mengetaui mengenai suatu hal atau informasi yang di sampaikan tersebut.
b.      Mempopulerkan masalah-masalah sosial di masyarakat
Dengan adanya kampanye keselmatan jalan, diharapkan berbagai masalah yang ada di masyarakat khususnya mengenai keselamtan jalan akan dapat diatasi.
c.       Hendak merubah kebiasaan atau perilaku
Kampanye selain memberikan informasi juga bertujuan untuk mengajak atau mendorong seseorang atau sekelompok masyarakat untuk melakukan apa yang di kampanyekan atau disampaikan .
d.      Memperbaiki kondisi sosial
Kampanye keselamatan jalan dapat berfungsi untuk memperbaiki masalah kondisi sosial di suatu lingkungan, masalah sosial tersebut dapat berupa menurunnya tingkat pendapatan karena salah satu tulang punggung keluarga meninggal karena kecelakaan. Kampanye bertujuan untuk mengurangi hal tersebut sehingga nantinya tidak ada penurunan taraf hidup untuk korban kecelakaan.
e.       Memberikan sebuah pemecahan
Salah satu fungsi kampanye yaitu memberikan pemecahan masalah, sehingga permasalahan tersebut dapat diselesaikan.
f.       Tidak bermuatan politik 
Dalam kampanye tidak boleh mengandung unsur politik , unsur politik dalam hal ini yaitu dengan

E.     Model-model Kampanye
1.      Model Komponensial


2.      Model Ostegaard

  
3.    Charles U. Larson (1992 : 10) membagi 3 jenis model kampanye, diantaranya adalah:
1.Product-oriented Campaign , yakni kampanye yang berorientasi pada produk.    Umumnya terjadi pada dunia bisnis. Sudah tentu motivasinya adalah untukmencari keuntungan finansial.

2) Candidat-oriented Campaign, yakni kampanye yang berorientasi padakandidat,  umumnya di motivasi oleh hasrat untuk memperoleh kekuasaan politik, jenis ini sering juga disebut  Political campaign.
3) Ideologically campaign, yakni kampanye yang berorientasi pada tujuan-tujuanyang     bersifat khusus dan seringkali berdimensi perubahan sosial. Disebut juga sebagai sosial change campaign.
3.      Model  Notwak dan Warneryd


Efek yang diharapkan
Capaian efek
Kelompok penerima
 






4.      The communicative function model menurut Judith dan Robert Friedenberg


5.      Model Perkembangan Lima Tahap Fungsional (Venus, 2004:18)
Tahap identifikasi merupakan tahap penciptaan identitas kampanye yang dengan mudah dapat dikenali oleh khalayak. Hal yang umum digunakan untuk kampanye pemilu misalnya logo, lagu atau jingle dan slogan yang digunakan oleh semua partai peserta pemilu.
Tahap berikutnya adalah legitimasi. Dalam kampanye politik, legitimasi diperoleh ketika seseorang telah masuk dalam daftar kandidat anggota legislatif, atau seorang kandidat presiden memperoleh dukungan yang kuat dalam polling yang dilakukan lembaga independen.

Tahap ketiga adalah partisipasi. Tahap ini dalam praktiknya relatif sulit dibedakan dengan tahap legitimasi karena ketika seorang kandidat, mendapatkan legitimasi, pada saat yang sama dukungan yang bersifat partisipatif mengalir dari khalayak. Partisipasi ini dapat bersifat nyata (real) atau simbolik. Partisipasi nyata ditunjukkan oleh keterlibatan orang-orang dalam menyebarkan pamflet, brosur atau poster, menghadiri demonstrasi yang diselenggarakan pasangan kandidat. Sedangkan simbolik dinyatakan dengan perbuatan menempelkan stiker atau gambar/poster pasangan kandidat.
Tahap keempat adalah tahapan penetrasi. Pada tahap ini seorang kandidat, sebuah produk atau sebuah gagasan telah hadir dan mendapat tempat di hati masyarakat. Seorang juru kampanye misalnya, telah berhasil menarik simpati masyarakat dan meyakinkan mereka bahwa ia adalah kandidat terbaik dari sekian yang ada.
Terakhir adalah tahap distribusi atau dapat disebut dengan tahap pembuktian. Pada tahap ini tujuan kampanye pada umumnya telah tercapai. Kandidat politik telah mendapatkan kekuasaan yang mereka cari. Tinggal bagaimana mereka membuktikan janji-janji mereka saat kampanye. Bila mereka gagal melakukan hal itu maka akibatnya akan fatal bagi kelangsungan jabatan atau gagasan yang telah diterima masyarakat














F.      Contoh
1.      Kampanye keselamatan melalui pemanfaatan bus sekolah gratis di Kabupaten Tulungagung.








            Gambar 1.1 bus sekolah di parkiran                            Gambar 1.2 bus sekolah beroprasi
                       
Kampanye dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kab. Tulungaung, bertujuan agar anak sekolah tidak menggunakan kendaraan pribadi ketika pergi ke sekolah.
Kelebihan    : Murah (Gratis), Penggunaan kendaraan pribadi berkurang, mengurangi kemacetan, meningkatkan kedisiplinan anak sekolah karena keberangkatan sudah diatur.
Kekurangan : Butuh bus banyak / dana besar, Bus Sering penuh, Pendapatan sopir angkutan umum berkurang.  

BREBES JUGA ADA CAR FREE DAY LHOO

Jumat, 29 Januari 2016
Posted by onlinerx71

Launching Car Free Day Di Kawasan Alun-Alun Brebes

Brebes, Ribuan masyarakat Brebes mengikuti senam sehat dalam rangka launching Car Frere Day (CFD) atau hari bebas berkendaraan bermotor dikawasan alun-alun Brebes. Minggu (24/01/2016).
Acara launching hari bebas berkendaraan (Car Free Day) tersebut, dibika Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, SE didampingi suami ditandai dengan pelepasan balon. Dengan dihadiri Dandim 0713/Brebes letkol Inf Efdal Nazra, S.I.P beserta istri dan anak, para Kepala Dinas dan SKPD, para Camat, serta Kepala Desa dan pejabat lainnya, juga ribuaan masyarakat Brebes.
Dalam sambutannya Bupati Brebes H. Izda Priyanti, SE menjelaskan,  Car Frere Day (CFD) merupakan salah satu cara untuk mengurangi tingkat polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Juga untuk meningkatkan kesehatan, ekonomi kerakyatan dan unjuk kreatifitas warga. Meskipun agak terlambat program ini dilakukan namun lebih baik karena ada perubahan pola perilaku masyarakat dalam hidup bersuih, sehat, kreatif dan inovatif. “Setidaknya, masyarkat terhindar dari polusi khususnya yang diakibatkan oleh asp kendaraan, sehingga masyarakat dapat selalu menghirup udara yang bersih dan sehat,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati mengajak kepada masyarakat untuk gemar berolahraga, menjaga kesehatan, menjaga dan melestarikan lingkungan agar tetap bersih, dan terhindar dari polusi. Untuk kedepan masyarakat Brebes terbiasa dengan pola hidup sehat. Diharapkan juga acara car free day dapat menjadi ajang kebersamaan, meningkatkan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Brebes Mayang Sriherbimo mengaku telah melakukan persiapan dan perbaikan berbagai sarana prasarana kota agar alur kendaraan berjalan sesuai dengan ketentuan undang-undang. Car Frere Day (CFD) juga bisa memberikan poin positif dalam penilaian Wanatata Nugraga. Acara tersebut digelar di kawasan alun-alun dan sepanjang jalan Tritura, Jalan Slamet dan Jalan Ustadz Abas, Brebes. (Kodim 0713/Brebes).
Dewasa ini semakin sering terjadi kecelakaan yang melibatkan jenis kelamin perempuan khususnya , hal ini apakah dapat menjadi tolak ukur bahwa tingkat aggressive driving perempuan lebih tinggi di banding laki-laki.

Sementara itu, perempuan yang menjadi korban kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya justeru menurun. Pada 2014, setiap hari ada lima perempuan yang menjadi korban. Angka itu setara dengan sekitar 22,43% dari total korban kecelakaan.

Faktor Manusia
Belakangan kita dengan mudah melihat perempuan bersepeda motor atau mengendarai mobil. Bahkan, ada pengemudi angkutan umum bus maupun taksi dari kalangan perempuan. Boleh jadi inilah salah satu buah dari perjuangan emansipasi yang digaungkan Kartini.
Di sisi lain, seperti dibeberkan di awal tulisan, terjadi peningkatan perempuan yang menjadi pelaku kecelakaan. Entah karena kebetulan atau tidak, kian banyak jumlah yang berkendara, kian besar pula peluang menjadi pelaku. Namun, untuk mencaritahu persisnya apa yang menyebabkan terjadinya kecelakaan memang belum terlihat dari data yang dilansir Ditlantas Polda Metro Jaya.
Secara umum, data Ditlantas itu membeberkan bahwa pemicu utama terjadinya kecelakaan, yakni
62% adalah perilaku lengah saat berkendara. Sedangkan pemicu kedua terbesar adalah berkendara tidaka tertib, yakni 27%.
fenomena aneh orang indonesia , dimana kucing dianggap lebih berarti daripada manusia . dilapangan sering ditemui jika seseorang menabrak kucing khususnya maka orang itu akan berhenti dan mengurus nya , telah muncul paradigma bahwa seekor kucing memiliki kekuatan gaib atau semacamnya sehingga lebih di perhatikan. masyarakat indonesia mempunyai pikiran bahwa ketika kita mencelakai kucing maka nantinya kita akan mendapat balasannya secara langsung , namun  tidak begitu ketika mencelakai manusia. ini sebenarnya adalah pola pikir yang salah namun masih di pakai di indonesia.
             Oh ya, tabrak lari adalah sebutan untuk kasus kecelakaan yang pelakunya melarikan diri. Misalnya, si A menabrak si B. Lalu, si A bukannya menolong malah melarikan diri dan tak diketahui rimbanya.
Bila mengintip data Ditlantas Polda Metro Jaya pertanyaan di atas amat mudah terjawab. Coba saja simak.
Tahun 2014, kontribusi tabrak lari membengkak dari 24,22% menjadi 24,69%. Artinya, dari rata-rata 16 kasus kecelakaan yang terjadi setiap hari di Jakarta dan sekitarnya, sekitar empat kasus adalah tabrak lari. Memang sih angka kasus itu lebih rendah sekitar 6% bila dibandingkan dengan 2014. Tapi, itu tadi, dari sisi kontribusinya justeru menggelembung.
               Soal fatalitasnya pun amat merisaukan. Bagaimana tidak, 11% dari korban tabrak lari berujung pada kematian. Sedangkan secara umum, sekitar 9% korban kecelakaan berujung pada kematian. Artinya, tabrak lari lebih fatal dibandingkan dengan kecelakaan lalu lintas jalan pada umumnya.
Bisa jadi fatalitas itu lantaran korban kecelakaan terlambat ditolong. Misal, tabrak lari terjadi di daerah yang sepi sehingga tidak ada saksi atau warga yang bisa menolong dengan segera. Berbeda dengan kasus kecelakaan yang sang pelakunya bertanggung jawab atau di lokasi sekitar kejadian banyak warga yang bisa membantu. Terutama, membantu sang korban agar cepat mendapat pertolongan petugas medis.
Tak heran jika perundangan kita memberi sanksi berat bagi pelaku tabrak lari. Lihat saja pasal 312 Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Di pasal itu ditegaskan bahwa pelaku tabrak lari bisa dipidana penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak Rp 75 juta.
              Pasal itu membidik pengemudi kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas dan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau tidak melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat tanpa alasan. Sekali lagi, tanpa alasan. Berbeda dengan misalnya, menghindar dari amukan massa sehingga melarikan diri ke kantor polisi terdekat.
Bahkan, untuk pelaku kasus tabrak lari dan menimbulkan korban meninggal dunia, surat izin mengemudi (SIM) nya layak dicabut. Kolega saya di kepolisian menyebutkan bahwa untuk kasus tabrak lari semestinya SIM sang pelaku dicabut oleh Negara. SIM sebagai bukti kompetensi mengemudi diterbitkan oleh Negara melalui Kepolisian RI. Bila terbukti sang pemegang SIM membahayakan pengguna jalan yang lain, sudah selayak SIM tersebut dicabut.

terimakasih kepada bapak edy rustanto karena tulisannya dapat membuat saya ingat fenomena-fenomena aneh di indondesia sehingga saya menuliskan artikel ini ..

Jangan ngebut coy !

Rabu, 06 Januari 2016
Posted by onlinerx71
        Di negara kita, setiap hari setidaknya ada 36 kasus kecelakaan lalu lintas jalan yang dipicu oleh aspek berkecepatan tinggi. Data Korlantas Polri tahun 2013 itu juga memperlihatkan bahwa kecelakaan akibat ngebut menyumbang sekitar 13% terhadap total kecelakaan di Indonesia.

contoh kasus : Dua orang mengendarai motor Suzuki RC 100 nomor polisi AB 5647 LT sedang asyik berboncengan. Dengan kecepatan yang  tinggi, keduanya melaju tanpa penerangan. Lampu motor mereka mati. Tiba-tiba motor Honda CB 100 Nopol B 3726 UH melintas.
Karena jalan menikung dan sedikit menurun, kedua pengendara berlawanan arah ini tidak mengetahui posisi masing-masing. Baik Yoga ataupun dua bocah yang mengendarai sepeda motor berboncengan tersebut akhirnya bertabrakan
Bantul 4/1/2016

stihker ini ditujukan kepada semua pengendara kendaraan bermotor khususnya sepeda motor pada usia remaja, mengapa remaja ? karena remaja adalah masa-masa dimana ia ingin mencari jati diri dengan mencoba hal-hal baru dan mengikuti teman sekitarnya. pada masa ini juga tingkat gengsi nya tinggi , sehingga ingin selalu mengikuti yang teman-teman atau orang lain sekitar.masa remaja juga masa dimana masih sangat memungkinkan untuk menanamkan tertib lalu-lintas yang baik dan benar , sehingga dapat meningkatkan keselamatan bagi pengendara itu sendiri dan bagi pengguna jalan lain.
 








Pada gambar diatas terlihat seorang wanita yang memainkan handphonenya di pinggir jalan, wanita tersebut akan menyebrang jalan ke sisi jalan lain.

Hal tersebut jangan ditiru karena dapat membahayakan nyawa kita sendiri , saat kita bermain Hp di pinggir jalan kita lebih fokus pada Hp saja dan tidak memperhatikan kondisi lingkungan lalu-lintas sekitar jalan tersebut. Hal ini meningkatkann resiko terjadinya kecelakaan bagi orang itu sendiri dan bagi pengguna jalan lain. Saat kita akan menyebrang kita harus fokus pada jalan dan lalu-lintas yang ada, hal tersebut bertujuan agar ketika volume kendaraan dan kecepatan kendaraan mulai menurun atau memperlambat. Perhatikan keadaan sekitar anda dan identifikasi sesaat apakah terdapat zebra cross, lampu penyebrang jalan, lampu merah atau jembatan penyebrangan. Bila ada, gunakanlah dan jangan mengambil jalan pintas dengan menyeberang jalan tidak pada tempatnya. Biasanya dinas yang terkait sudah memperhitungkan dengan matang dalam hal pemasangan alan bantu penyebrangan jalan, sehingga resiko anda tertabrak akan jauh lebih kecil.
Berikut adalah beberapa tips saat menyebrang jalan :
  • selalu melihat ke arah kanan (arah datang kendaraan) anda lalu ke kiri sebelum bergerak untuk menyebrang jalan. Ada kemungkinan dari arah yang berlawanan terdapat pejalan kaki, pengendara sepeda, bahkan motor yang bisa anda tabrak saat menyebrang. Kemudian saat sampai di batas lajur kendaraan kedua arah, maka anda harus menggunakan metode kebalikan dari di atas. Apabila anda menyebrang rel kereta api, maka anda harus melihat arah yang kebalikan dari jalur mobil yaitu ke kiri baru ke kanan, karena kereta api datang dari sebelah kiri anda, berbeda dengan mobil.
  • Perhitungkan waktu dengan mengira-ngira berapa lama kecepatan mobil yang datang ke arah anda saat anda meu menyebrang. Kemudian dengan insting anda perhitungkan juga kecepatan jalan atau lari anda. Anda punya dua pilihan yaitu lari atau jalan. Apabila arus kendaraan sedang padat dan kecepatan sedang, maka anda sebaiknya berlari ketika ada kesempatan.
  • Apabila terdapat dua lajur kendaraan untuk arah yang sama, maka jangan menyebrang jika arus kepadatan dan kecepatan kendaraan tidak memungkinkan anda untuk menyebrang. Jika anda nekat, maka bisa terjadi insiden yang dapat menimpa anda maupun orang lain. Menyebranglah ketika jalur yang ada dihadapan anda sedang kosong, dan disusul beberapa saat kemudian jalur yang sebelah jalur tadi kosong.
  • Gunakan tangan anda untuk memberi sinyal agar pengendara memperlambat laju kendaraannya. Apabila anda melakukan hal ini maka pengendara akan lebih awas dan akan menghormati anda daripada penyebrang jalan yang tidak memberi tanda menyebrang jalan. Namun juga tanda yang diberikan sebaiknya dengan cara yang sopan, tidak dengan mengepalkan tangan ke arah pengendara agar pengendara kendaraan tidak menjadi berang dan mencaci anda.
 

JALAN RUSAK DI DESAKU !!

Sabtu, 04 Juli 2015
Posted by onlinerx71
Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi kebutuhan hidupmasyarakat,kerusakan jalan dapat berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi terutama padasarana transportasi darat. Dampak pada konstruksi jalan yaitu perubahan bentuk lapisan permukaan jalan berupa lubang (potholes), bergelombang (rutting), retak-retak dan pelepasan butiran (ravelling) serta gerusan tepi yang menyebabkan kinerja jalan menjadi menurun. Komperhensifitas perencanaan prasarana jalan di suatu wilayah mulai dari tahapan prasurvey, perencanaan dan perancangan teknis, pelaksanaan pembangunan fisiknya hingga pemeliharaan harus integral dan tidak terpisahkan sesuai kebutuhan saat ini dan prediksi umur pelayanannya di masa mendatang agar tetap terjaga ketahanan fungsionalnya.

Perkerasan jalan merupakan lapisan perkerasan yang terletak diantara lapisan tanah dasar dan roda kendaraan yang berfungsi memberikan pelayanan kepada sarana transportasi dimanadiharapkan selama masa pelayanan tidak terjadi kerusakan yang berarti. Maka dari itu sudahkewajiban kita untuk mengetahui mulai dari penyebab kerusakan dan cara pemeliharaan jalan tersebut. Agar tercipta jalan yang aman,nyaman dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kesinambungan dan keberlangsungan hidup masyarakat luas dan menjadi salah satu factor menjadikannya peningkatan kehidupan masyarakat dari beberapa aspek – aspek kehidupan.
Jika kita kaji secara teori dan realita yang sudah berjalan selama ini, dalam pembangunan jalan ada banyak hal yang harus diperhatikan lebih mendetail dan teliti baik itu dari perencanaan jalan itu sendiri maupun pelaksanaan tentunya. Kita sebagai pengguna jalan pastinya menginginkan jalan yang kita pakai itu aman, nyaman, bersih dll. Maka dari itu kerusakan yang terjadi dijalan tersebut harus ditanggulangi dan diperbaiki dengan sungguh-sungguh.
Kerusakan jalan yang terjadi di desa wanasari kabupaten brebes saat ini merupakan permasalah yang sangat kompleks dan kerugian yang diderita sungguh besar terutama bagi pengguna jalan, seperti terjadinya waktu tempuh yang lama, kecelakaan lalu-lintas, dan lain-lain. Kerugian secara individu tersebut akan menjadi akumulasi kerugian ekonomi global bagi daerah tersebut.
Jalan raya desa wanasari merupakan akses utama dari arah selatan yaitu desa rengaspendawa yang akan menuju ke kota Brebes , jalan tersebut adalah satu-satunya jalan penghubung terdekat dan menjadi akses vital untuk semua orang yang akan menuju kota Brebes .
Sekarang ini sedang dilakukan proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan dari pejagan – Pemalang , hal itu menyebabkan rusak Noya salah satu fasilitas transportasi yaitu jalan itu sendiri dimana hampir 70 an truk pengangkut material hilir-mudik tanpa kenal waktu untuk menyuplai material yang dibutuhkan untuk proses pekerjaan jalan tol tersebut. Coba anda bayangkan setiap satu buah truk yang beratnya sampai 15 ton dengan frekuensi 15 truk setiap jamnya, berapa berapa beban yang kuat di tanggung aspal itu sendiri. Karena hal itu jalan-jalan yang menjadi akses truk tersebut mengalamai kerusakan dari lubang kecil sampai lubang yang cukup besar. Hal itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan lain apalagi di jalan tersebut minim penerangan karena daerahnya masih banyak persawahan dan ketika hujan sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain itu jalan yang lebarnya hanya 6 meter hanya cukup untuk dilewati dua truk , sedangkan pengguna jalan yang lain harus menunggu sampai salah satu truk itu lewat sehingga ada ruang untuk berkendara. Saat hujan deras jalan tersebut seperti rawa-rawa karena aspal yang sudah mengelupas  hanya di tambal menggunakan tanah sehingga jalan menjadi becek , sedangkan apabila di siang hari yang terik jalan tersebut menimbulkan banyak debu yang dapat menggangu jarak pandang dan kesehatan pengendara itu sendiri.

Gambar 1.1 kondisi jalan setelah hujan



Gambar 1.2 kondisi saat truk lain saling berpapasan


                                              



Welcome to My Blog

Transportasi dan Permasalahannya

Pengunjung

Flag Counter

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Semua Info -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -